Hari Keluarga Nasional, Ini Harapan Sultan Soal Bonus Demografi



Yogyakarta

Menyambut Hari Keluarga Nasional, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X meminta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memanfaatkan bonus demografi secara maksimal. Hal itu untuk meningkatkan angka tenaga kerja.

“Harapan saya bagaimana bonus demografi betul-betul didesain sehingga bonus demografi memberikan nilai,” ucapnya saat ditemui wartawan di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional 2020, Senin (29/6/2020).

Selain itu, Ngarsa Dalem berharap usia produktif di DIY semakin meningkat dalam hal membiayai keluarga. Seperti halnya merealisasikan rasio 44:100 pada tahun 2030.

“Harapan saya itu tahun 2030 itu 44 untuk 100. Jadi dalam jumlah 100 orang itu ada pekerja jumlahnya 44 yang bisa membiayai. Dalam arti menanggung orang yang memang masih anak-anak maupun lansia,” ucapnya.

“Sehingga, bebannya itu (penghasilan) rendah. Jangan sampai sebaliknya, 1 pekerja suruh nanggung anak yang belum kerja sama lansia” imbuh Ngarsa Dalem.

Sultan menambahkan, bahwa hal tersebut harus segera terealisasi seiring adanya bonus demografi.

“Ini bisa didesain dengan baik, karena bonus ini akan menghadapi tantangan ke depan,” ucapnya.

Hari Keluarga Nasional atau Harganas diperingati setiap 29 Juni.

Simak Video “Blak-Blakan Kepala BKKBN: Rebranding KB & Politik Tanpa Gaduh
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)



Sumber Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *