Tagar #ChallengeAccepted di Instagram Tuai Pro Kontra


Pengguna Instagram memahami tagar ChallengeAccepted dengan beragam persepsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Akhir-akhir ini ditemukan banyak swafoto hitam putih di Instagram. Mereka yang mengunggah foto-foto tersebut melengkapinya dengan #ChallengeAccepted atau tantangan diterima.

Tak banyak yang mengetahui apa arti tantangan tersebut, namun tetap mengikutinya. Dilansir laman USA Today, Jumat (31/7), tantangan yang menjadi tren media sosial terbaru itu ditujukan untuk mempromosikan pemberdayaan perempuan.

Cara bermainnya, perempuan yang ikut tantangan ini harus menominasikan teman-teman mereka sebagai cara untuk menunjukkan dukungan satu sama lain. Hal itu diwujudkan dengan berbagi foto hitam putih diri masing-masing di Instagram dan membubuhi tagar Challenge Accepted.

Tagar lainnya yang diikutsertakan adalah #womansupportingwoman atau perempuan dukung perempuan. Tantangan ini juga dijawab oleh orang-orang terkenal.

Tantangan itu dimulai dari para pengguna di Turki sebagai respons terhadap feminisme dan kekerasan domestik terhadap perempuan. Namun, ada yang mengatakan, tantangan mulai menjadi viral di Brasil.

Tagar #challengeaccepted memberikan beragam respons dari warganet. Ada yang menyebut hal ini benar-benar sebagai bukti nyata untuk memberdayakan perempuan, namun ada yang menyebutnya sebagai seruan tanpa tindakan omong kosong.

Aktris asal Amerika Serikat Jennifer Love Hewitt merupakan salah satu tokoh publik yang menghapus ungggahan foto tantangan tersebut. Penulis buku Caroline Moss juga menyebut dia tak mau mendukung pemberdayaan perempuan hanya dengan mengunggah sebuah swafoto.

Pada Rabu (29/7) lalu, setidaknya ada sebanyak 5,4 juta foto telah diunggah ke Instagram dengan tagar #Challengeaccepted. Beberapa tokoh publik seperti Padma Lakshimi dan Demi Moore serta yang lainnya lebih memerhatikan asal usul tantangan.

Penulis dan pembawa acara televisi Top Chef Padma Lakshmi menggunakan platformnya untuk  memberi penghormatan kepada empat perempuan kulit hitam yang terbunuh oleh polisi. Mereka adalah Breonna Taylor, Sandra Bland, Natasha McKenn, dan Michelle Cusseaux.

Sementara itu, aktris film Midsommar dan Little Women Florence Pugh mengungkapkan arti sebenarnya dari tagar dengan swafoto, pada Senin lalu. “Itu adalah untuk menjelaskan Konvensi Istanbul,” tulis Pugh.

Lalu, aktris Jessica Biel juga berbagi selfie hitam-putih konyol untuk menjelaskan asal-usul tren di Turki. “Untuk para wanita di Turki, kami berdiri di sampingmu dan mendengarmu,” tulisnya pada Selasa (28/7) lalu.

Dia pun berpesan kepada masyarakat, terutama perempuan di Amerika Serikat, tantangan yang viral itu merupakan sebuah pengingat bagi mereka. “Bahwa kita perlu menggunakan suara kita untuk saling melindungi dan memilih isu-isu yang memengaruhi wanita,” tulis dia.

Sementara itu, aktris Jennifer Aniston, yang membuat akun Instagram pada Oktober, mengakui bahwa dia tidak benar-benar memahami tantangannya. Namun demikian, dia tetap menerimanya dan mengunggah sebuah swafotonya

“Aku menerimanya karena siapa yang tidak suka alasan yang baik untuk mendukung wanita!” tulis dia.

Wajah terkenal lainnya pun ikut meramaikan tantangan ini. Mereka  termasuk Jennifer Lopez, Ivanka Trump, Octavia Spencer, Cindy Crawford, Nicole Kidman, Savannah Guthrie, Reese Witherspoon, Demi Lovato, Kerry Washington, dan Jennifer Garner. Anggota The Kardashian, Kourtney dan Khloe Kardashian, dan Millie Bobby Brown berbagi unggahan tersebut dan memberikan tagarnya.





Sumber Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *